Untuk berkebun, sebenarnya tidak perlu modal yang besar. Apalagi kalau
hanya untuk sekedar hobby yang ingin ditekuni dengan serius. Di
sekeliling kita, banyak benda-benda tidak terpakai yang kadang malah
menjadi masalah, karena tidak terpakai dan seringkali bisa mencemari
lingkungan. Dan benda-benda begitu itu, bisa digunakan dalam hobby berkebun ini.
Berikut benda-benda yang saya gunakan dalam berkebun bunga dan sayur:
1. Skop Kecil Taman
![]() |
Berguna sekali waktu memindahkan tanaman dari pot pembibitan ke media
tanam permanen, penyekopan yang dalam mencegah rusaknya akar saat
pemindahan, ini mencegah tumbuhan anda stress pasca pindah.
|
Di tempat saya, harga skop kecil begini beragam, dari yang 50- ribu
sampai ratusan ribu ada. Di toko-toko material terkadang ada. Di Mall
juga biasanya ada peralatan untuk gardening ini.
2. Tray Pembibitan
Kalau ini tidak mutlak diperlukan. Tapi ada keuntungan memakai tray
pembibitan ini. Selain harganya cukup murah (sekitar 35 ribuan), dan
bisa berulang kali dipakai. Kemudian di bagian bawah setiap tray
pembibitan ada lubang untuk sirkulasi air. Ini sangat bagus, karena
untuk menyemai bibit memang diperlukan kelembaban, namun kalau media
terlalu basah, benih tidak akan tumbuh, malahan busuk. Jadi dengan tray
pembibitan yang memang dirancang untuk ini, masalah kelembaban benih
bisa anda tangani dengan lebih sempurna, asal rutin disiram (1 kali
sehari - tergantung cuaca panas atau mendung)
3. Botol Plastik Bekas
Botol botol plastik bekas minuman Bertekanan tinggi (Cola-Cola, Pepsi,
Pocari Sweat dll) cenderung lebih tebal dan tahan dibanding botol air
mineral biasa. Tapi kedua jenis botol minuman plastik bekas ini bisa
anda manfaatkan untuk menyemai.
Biasanya untuk menyemai satu jenis tanaman, yang tidak terlalu banyak,
saya gunakan botol plastik bekas ini. Hanya ingat untuk melubangi
bagian bawah botol plastik. Bisa dengan pisau, cutter atau solder
listrik.
Jadi, misanya saya ingin menyemai benih Poppy. Karena benih/biji poppy
ini sangat halus, lebih halus dari gula pasir, saya mencampurnya di
dalam kotak korek api dengan 3/4 bagian pasir putih. Lalu saya kocok
perlahan. Kemudian benih/biji yang sudah tercampur dengan pasir itu
saya tebar merata di dalam botol plastik bekas yang sudah saya isi
dengan media semai ini. Tujuan penambahan pasir adalah agar biji/benih
yang halus itu tidak tumbuh saling berdempetan. Tapi masih punya ruang
untuk akar masing-masing untuk tumbuh sendiri. Ini sangat membantu
sewaktu akan dipindah ke tempat tumbuh permanennya kelak.
4. Aluminium Foil Tray

Ini juga bahan bekas yang kadang bisa jadi masalah kalau tidak langsung
digunakan. Kalau dibuang sembarangan, bisa terisi air yang menjadi
sarang nyamuk. Susah terurai karena dari logam. Bekas Klapertart atau
puding ini sering juga saya jadikan wadah untuk menyemai benih tanaman.
Dan jangan lupa juga, tetap bolongi bagian bawahnya untuk sirkulasi air
yang berlebih.
Lihat sendiri, dengan bahan-bahan bekas ini benih yang tumbuh sama
baiknya dengan di media tray yang spesial dibuat untuk pembibitan.
5. Gunting Tanaman
Aneka bentuk dan jenis gunting tanaman ini bisa anda temukan di
toko-toko tanaman. Gunanya sangat banyak. Misalnya untuk memotong
bagian tanaman yang tumbuh tidak sehat, karena virus tanaman atau rusak
dimakan serangga. Kemudian untuk memotong bunga indah yang hendak anda
jadikan bunga pajangan di pot berisi air. Atau untuk memangkas bonsai
anda. Juga digunakan untuk membentuk percabangan baru. Saat panen
Kacang panjang dan suyuran lain. harganya beragam, dari yang 20 ribuan
sampai yang 100 an ribu ada, Tidak perlu yang mahal saya kira, yang
penting kuat dan tajam.
Adenium pada gambar di atas, bonggolnya sudah sangat besar, kemudian
percabangannya banyak dengan gaya menjulang ke atas. Saya ingin
membentuknya lebih rindang, artinya lebih pendek, dan lebih lebat ke
arah samping. Caranya adalah percabangannya diperbanyak. Untuk itu
saya gunting percabangannya untuk merangsang pertumbuhan cabang baru.
Biasanya untuk setiap cabang yang dipotong akan muncul 2 tunas cabang
baru. Perhatikan baik-baik, gunting anda harus bersih dan oles batang
yang sudah dipotong dengan fungisida, ini untuk mencegah bekas potongan
membusuk.
6. Sarung Tangan Karet
Sarung tangan karet termasuk
peralatan yang perlu dan tidak perlu. Bagi saya, sebenarnya kurang
nyaman megang-megang tanah dengan sarung tangan karet ini. Karena
sarung tangan karet menghilangkan fungsi kulit sebagai indra perasa
saya. Tapi kalau memikirkan berapa banyak telur cacing yang bisa
melekat di jari-jari saya, yang kalau tidak tercuci bersih bisa masuk ke
dalam tubuh saya dan buka perternakan cacing di dalam tubuh saya, saya
beli juga sarung tangan karet.
Mungkin faktor kebiasaan ya. Lama-lama kalau sudah terbiasa pakai
sarung tangan karet ini saya kira, kepekaan yang saya rasakan akan
meningkat.
7. Jarum Suntik Bekas Tinta Printer Refill, Insektisida, Hormon Pertumbuhan, Fungisida dan Pupuk
Serangga bisa membantu penyerbukan tanaman bunga dan sayuran anda
sehingga berbunga dan berbuah. Namun ada juga serangga yang tidak
diinginkan yang bisa membuat bunga anda rusak. Hujan yang berlebihan
seperti di masa-masa sekarang ini, sangat rentan bagi bunga-bunga untuk
terkena jamur. Kemudian untuk membantu penyemaian dan membantu
menghilangkan stress tanaman pasca pemindahan media tidak mutlak sih,
diperlukan juga hormon pertumbuhan.
Intinya, Serangga bisa diatasi dengan insektisida yang pemakaiannya
harus sesuai dengan petunjuk pemakain di kemasan. Saya menghindari hal
ini untuk tanaman sayur. Namun untuk bunga, terkadang saya menyerah.
Zinia yang semula tumbuh gemuk montok, tiba-tiba keriting karena habis
dihisap jangkrik jangkrik dan belalang. Kadang semut juga. Mau tak mau
saya pakai insektisida. Harganya cukup murah. sekitar 25 ribuan.
Dengan dosis pemakain 1 - 2 ml untuk 1 liter air.
Pemakaian yang dibawah dosis bisa membuat serangga hama menjadi kebal. Untuk itu harus cermat.
Nah, untuk mengukur ketepatan dosis inilah, saya perlu alat ukur yang
akurat. Tidak mungkin pakai gelas takar kan. Jadi solusinya ada di
jarum suntik tumpul bekas tinta suntik printer desjet. Jarum suntik
yang bisa dipakai adalah yang mempunyai skala - tanda ukuran cc/ml.
Hormon pertumbuhan, terkadang saya pakai untuk memacu pertumbuhan tunas
baru pada tanaman yang baru saya gunduli karena rusak dimakan hama.
Bisa juga digunakan untuk merangsang pertumbuhan akar sewaktu akan
membuat stek. Juga kalau mau, bisa untuk merendma benih/biji yang
keras, supaya lebih gampang tumbuh.
Untuk Pupuk daun dan bunga, yang jenis powder itu kebanyakan saya
terapkan pada anggrek species yang saya tempel di pohon mangga di
sebelah rumah.
![]() |
| Untuk memberi nutrisi tambahan bagi anggrek yang ditanam menempel ke pohon ini, saya menggunakan pupuk daun dan bunga. Kalau untuk yang ditanam di pot, bisa menggunakan pupuk slow release semacam Dekastar. |
8. Sprayer dan Baki Plastik

Baki-baki plastik itu tidak saya beli untuk pembibitan. Tapi sudah ada
di tempat saya. Mungkin dulunya bekas tempat dokumen atau apa. Yang
pasti jumlahnya ada sekitar 5 - 6 unit, dan semuanya nganggur. Maka
daripada nganggur, saya jadikan tempat penyemaian benih. Caranya saya
lapisi dulu dengan plastik kresek bekas, saya lubangi kecil kecil saja
dengan paku untuk sirkulasi air, dan saya masukkan tanah ke baki-baki
itu. Lalu saya menyemai biji-biji yang cukup banyak jumlahnya tapi satu
jenis. Misalnya Tomat - seperti pada gambar.
Sprayer sangat berguna. Ini termasuk wajib kalau menurut saya. Yang
seperti punya saya diatas, pakai pompa udara, sehingga untuk menyemprot
tanaman lebih gampang dan tidak melelahkan. Harganya sekitar 50 an
ribu. Saya beli 2. Satu untuk menyiram benih-benih yang baru disemai.
Supaya benihnya tidak hanyut kalau disiram dengan air langsung.
Kemudian juga mencegah penyiraman yang berlebihan. Satu sprayer lagi
saya gunakan hanya untuk insektisida, fungisida, pupuk dan hormon. Hindari untuk menyemprot benih/biji dengan bahan-bahan kimia. Pakailah selalu air yang bersih dan sehat.
Kalau anda lihat di atas itu. Untuk awal mulai berkebun anda hanya butuh dana sekitar:
- Skop Taman - 50.000,-
- Tray Pembenihan - 35.000,-
- Sprayer - 50.000,-
- Gunting Taman - 50.000,-
- Sarung Tangan karet - 35.000
- Insektisida - 25.000
- Fungisida - 25.000
- Hormon - 25.000
- Pupuk Daun dan Bunga - 30.000
- Total Untuk Peralatan - 290.000,-
(http://benihbijibunga.blogspot.co.id/2012/11/peralatan-dan-perlengkapan-berkebun.html)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar